WONOSOBO — Persoalan sampah padat di kawasan lereng Gunung Sumbing kini mulai menemukan solusi konkret. Melalui pendanaan Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Skema Terapan Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM), tim pengabdian lintas fakultas UGM mengimplementasikan teknologi insinerator ramah lingkungan untuk menggerakkan pengolahan limbah padat mandiri berbasis masyarakat setempat, Rabu (29/7/2026).
Langkah strategis ini dipusatkan di Gedung Kebudayaan Desa Bowongso, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Lokasi ini menjadi titik utama perjumpaan antara akademisi, pemerintah daerah, praktisi, dan komunitas lokal dalam merumuskan skema pengolahan sampah yang efisien serta ramah lingkungan.


