Yogyakarta, 27 Oktober 2026 — Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (SV UGM) terus memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dan kebutuhan industri melalui penyelenggaraan kuliah praktisi pada mata kuliah Mesin Diesel II. Kegiatan ini menghadirkan para praktisi dari United Tractors yang tergabung dalam Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat (LSP ABI) untuk memberikan wawasan teknis dan pengalaman industri kepada mahasiswa semester 3 Program Studi Sarjana Terapan Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat (TPPAB).

Kuliah praktisi dilaksanakan secara daring dengan target empat kali pertemuan. Hingga akhir Oktober 2026, kegiatan ini telah berlangsung sebanyak tiga kali pertemuan dengan materi yang mencakup sistem pelumasan dan pendinginan, teknologi common rail, serta studi kasus dan praktik terbaik (best practice) di industri alat berat.

Pertemuan pertama diselenggarakan pada 1 September 2026 dengan menghadirkan Bapak Robi Tubagus Yuni, S.Pd., M.T. Materi yang disampaikan berfokus pada lubricating and cooling system, yaitu sistem pelumasan dan pendinginan pada mesin diesel. Melalui materi ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai fungsi kedua sistem dalam menjaga kinerja mesin, mengendalikan temperatur operasi, mengurangi gesekan dan keausan komponen, serta mendukung keandalan mesin diesel.
Selanjutnya, pada 8 September 2026, pertemuan kedua menghadirkan Bapak Widodo yang membahas sistem common rail. Materi ini memperkenalkan teknologi sistem injeksi bahan bakar diesel modern yang memungkinkan pengaturan tekanan dan waktu injeksi secara lebih presisi. Pemahaman terhadap sistem common rail menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mengenali perkembangan teknologi mesin diesel, memahami prinsip kerja sistem injeksi elektronik, serta mempelajari tantangan diagnosis dan perawatan mesin diesel modern.
Pertemuan ketiga dilaksanakan pada 27 Oktober 2026 bersama Bapak Giyanto dengan materi Studi Kasus dan Best Practice UT. Pada sesi ini, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai penerapan pengetahuan teknis dalam menghadapi persoalan nyata di industri alat berat. Pendekatan berbasis studi kasus membantu mahasiswa menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik pemeliharaan, analisis permasalahan, dan penerapan prosedur kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Penyelenggaraan kuliah praktisi ini merupakan bagian dari upaya Departemen Teknik Mesin SV UGM untuk menghadirkan pembelajaran vokasi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Keterlibatan praktisi industri memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh perspektif profesional, memahami praktik pemeliharaan mesin diesel, serta mengenali standar kompetensi yang diperlukan dalam bidang pengelolaan dan perawatan alat berat.
Kolaborasi ini juga mendukung penguatan link and match antara pendidikan tinggi vokasi dan industri. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman konseptual, tetapi juga wawasan aplikatif yang dapat menjadi dasar dalam mengembangkan kompetensi teknis, kemampuan pemecahan masalah, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
Pelaksanaan kuliah praktisi Mesin Diesel II turut berkontribusi terhadap beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Kegiatan ini memperkaya proses pembelajaran melalui keterlibatan praktisi industri, memperluas akses mahasiswa terhadap pengetahuan aplikatif, serta memperkuat relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan kompetensi profesional.
- SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth). Pembekalan pengetahuan dan kompetensi teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri mendukung peningkatan kesiapan kerja lulusan serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di sektor alat berat.
- SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure). Pembahasan teknologi common rail, sistem pelumasan dan pendinginan, serta praktik pemeliharaan mesin diesel mendorong pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan teknologi dan penerapan praktik industri yang mendukung keandalan peralatan.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals). Keterlibatan United Tractors melalui praktisi LSP ABI mencerminkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi lulusan, dan membangun hubungan berkelanjutan antara pendidikan dan dunia kerja.
Melalui rangkaian kuliah praktisi ini, Departemen Teknik Mesin SV UGM berharap mahasiswa Prodi TPPAB semakin siap menghadapi tantangan teknis di bidang mesin diesel dan alat berat. Kolaborasi dengan praktisi industri diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari peningkatan mutu pembelajaran vokasi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan kebutuhan industri.