Mendukung Energi Bersih, Tim Sekolah Vokasi UGM Manufaktur dan Uji Reaktor Pirolisis Limbah Bambu

Yogyakarta, 10 Oktober 2026. Tim peneliti Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelesaikan manufaktur prototipe reaktor pirolisis fixed-bed untuk mengolah limbah industri bambu laminasi. Prototipe tersebut kini memasuki tahap pengujian dan pengambilan data. Kegiatan ini merupakan lanjutan tahap perancangan yang sebelumnya telah dilaporkan.

Proses manufaktur dilakukan di Laboratorium Departemen Teknik Mesin SV UGM melalui pemotongan, perakitan, dan pengelasan sesuai gambar teknik yang telah difinalisasi. Reaktor dirancang sebagai unit portabel yang dilengkapi hopper umpan biomassa, siklon pengumpul biochar, kondenser, serta penampung produk cair dan gas, dengan nitrogen sebagai gas inert. Rancangan ini ditujukan agar sistem sederhana dan sesuai dengan kebutuhan industri skala kecil–menengah.

Pada tahap pengujian, tim mengambil data proses pirolisis limbah bambu dan menampung produk cair yang dihasilkan. Tim mahasiswa berperan aktif sepanjang kegiatan. Keterlibatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran berbasis riset bagi mahasiswa.

Bahan baku berasal dari limbah pembelahan, penyerutan, dan perataan bambu di PT Arsinggaru Bambu Nusantara, mitra penelitian ini. Limbah tersebut selama ini umumnya dibuang atau dibakar terbuka. Melalui pirolisis, limbah diolah menjadi produk bernilai tambah yang masih akan dikaji lebih lanjut karakteristik dan potensi pemanfaatannya.

Penelitian ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDG 15 (Ekosistem Daratan). Ke depan, tim akan melanjutkan analisis data dan karakterisasi produk untuk mengembangkan sistem pengolahan limbah bambu yang aplikatif bagi industri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses