Yogyakarta, 28 Oktober 2026 — Departemen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Field Research Center UGM dan Politeknik ATK Yogyakarta melaksanakan evaluasi performa mekanik shoe last hasil cetak 3D print menggunakan metode elemen hingga (finite element method/FEM). Kegiatan yang berlangsung selama 4 Bulan dari Juni – September 2026 ini melibatkan para peneliti dan mahasiswa untuk mengkaji bagaimana manufaktur digital dapat memperkuat industri alas kaki sekaligus mendukung pendidikan berkualitas dan kemitraan global sebagaimana ditekankan dalam Sustainable Development Goals (SDGs).
3D Printing
Inovasi Kursi Roda Lipat Elektrik Hasil Konversi Kursi Roda Manual
Upaya peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas dan lanjut usia terus diperkuat melalui inovasi teknologi terapan yang inklusif. Tim peneliti lintas dosen dan mahasiswa berhasil merancang serta merealisasikan proses konversi kursi roda manual menjadi kursi roda elektrik portabel yang fungsional. Inovasi ini hadir sebagai langkah konkrit perguruan tinggi dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penyediaan akses sarana mobilitas yang berkeadilan.
YOGYAKARTA — Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi (SV) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Politeknik ATK Yogyakarta dalam penelitian pengembangan shoe last atau cetakan sepatu berbasis teknologi cetak tiga dimensi (3D). Penelitian ini berfokus pada perancangan, pembuatan, serta pengujian karakteristik mekanik dan deformasi cetakan sepatu untuk mengevaluasi potensi teknologi manufaktur digital dalam menghasilkan produk yang presisi dan andal bagi industri alas kaki.
Penelitian yang dilaksanakan di Departemen Teknik Mesin SV UGM, Field Research Center UGM, dan Politeknik ATK Yogyakarta ini melibatkan Braam Delfian Prihadianto dari UGM dan Dicky Oktavian dari Politeknik ATK Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan riset terapan melalui pemanfaatan teknologi manufaktur modern untuk menjawab kebutuhan industri.
ULAANBAATAR – Dalam upaya memperluas kolaborasi internasional dan memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian krisis lingkungan global, Dr. Eng. Ir. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno, S.T., M.Eng. (akrab disapa Dr. Ade), dosen Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), hadir sebagai Global Lead Instructor dalam ajang “Nomatech Challenge: Problem to Prototyping”. Program bootcamp pertama di Mongolia yang berfokus pada pengembangan produk ini diselenggarakan secara resmi oleh Gerlab Engineering Workshop, Ulaanbaatar Science and Technology Park, National University of Mongolia (NUM) pada tanggal 10 hingga 18 Agustus 2026, dan merupakan bagian dari kegiatan internasional COP17.
YOGYAKARTA — Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTM SV UGM) menggelar diskusi strategis bersama perwakilan National University of Singapore (NUS) pada Selasa, 4 Agustus 2026. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang DTM SV UGM pada pukul 13.00–15.00 WIB tersebut membahas potensi kolaborasi dalam pengolahan limbah botol plastik menjadi filamen untuk mesin cetak 3D (3D printing filament) yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Yogyakarta.




Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) berkomitmen untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat umum maupun industri serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa dengan salah satu kegiatan nyata yang dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh civitas SV UGM di lingkungan Field Research Center (FRC) di Kabuptaen Kulon Progo. Hal ini merupakan bentuk konkrit kolaborasi antara SV UGM dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang diharapkan agar optimal membantu permasalahan yang ada di masyarakat Kabupaten Kulon Progo.