Yogyakarta, Sebagai kota pelajar, kota budaya, dan salah satu tujuan wisata utama di Indonesia, Yogyakarta menghadapi tantangan besar dalam menjaga keberlanjutan kotanya. Pertumbuhan kendaraan bermotor, kemacetan di pusat kota, dan meningkatnya emisi menuntut perencanaan kota yang lebih berpihak pada keberlanjutan, termasuk dalam cara warganya bergerak dari satu tempat ke tempat lain.

Kendaraan listrik, khususnya sepeda motor listrik, menjadi salah satu jawaban atas tantangan tersebut. Namun, dukungan terhadap penggunaannya masih terganjal pada infrastruktur pengisian daya. Titik pengisian daya belum tersebar merata, sehingga masih banyak wilayah yang menjadi blank spot. Kondisi ini membuat calon pengguna ragu beralih karena khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.