SLEMAN, YOGYAKARTA – Departemen Teknik Mesin (DTM) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melalui Program Studi Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat (TPPAB) sukses menyelenggarakan hari ketiga sekaligus puncak dari rangkaian Program Inkubasi Kompetensi Intensif SDM Kulon Progo pada Senin (21/9). Berbeda dengan sesi sebelumnya, penutupan program ini bertempat di fasilitas TPPAB DTM SV UGM yang dilengkapi dengan Lab. Perawatan Mesin Industri (Alat Berat) dan fasilitas Safety Center. Sesi pamungkas ini berfokus pada praktik langsung di lapangan (hands-on), mencakup Pelaksanaan Perawatan Harian (P2H), manuver forklift, serta pembiasaan operasional Safety Culture bagi para instruktur yang tergabung dalam MGMP Teknik Otomotif Kabupaten Kulon Progo.
Nugroho Santoso


Penelitian mengenai pengelasan dissimilar metal antara Aluminum 6061 dan Cuprum (tembaga murni) menggunakan metode Friction Stir Welding (FSW) menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas sambungan logam industri. Metode ini memungkinkan logam berbeda untuk terikat kuat tanpa menggunakan elektroda atau bahan tambahan, sehingga mengurangi cacat las seperti retak panas, blow holes, dan distorsi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa FSW mampu menghasilkan ikatan mekanis yang baik, ditandai dengan peningkatan kekerasan pada daerah interface hingga mencapai 600 HVn dalam eksperimen sebelumnya. Selain itu, uji tarik menunjukkan nilai 42.37 MPa pada sambungan, menandakan kekuatan struktur yang cukup baik meskipun masih berada di bawah kekuatan tarik masing-masing logam induk



Yogyakarta, 25 Oktober 2025 — Tim peneliti dari Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada berhasil mengembangkan metode peningkatan kekerasan permukaan aluminium daur ulang yang berasal dari limbah piston sepeda motor melalui perlakuan shot-peening dengan variasi tekanan. Penelitian ini dipimpin oleh Bambang Hari Priyambodo, bersama Widia Setiawan, Nugroho Santoso, Fakhri Athaillah, Martinus Heru Palmiyanto (Universitas Negeri Yogyakarta), dan Kaleb Priyanto (Universitas Negeri Semarang).