Yogyakarta — Pengembangan teknologi pengelasan yang inovatif dan efisien terus dilakukan untuk mendukung kemajuan industri manufaktur. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penelitian Vertical Friction Stir Welding (VFSW) pada material aluminium 6061, yaitu teknologi pengelasan dalam kondisi padat (solid-state welding) yang berpotensi menjadi alternatif dalam proses penyambungan material logam, khususnya aluminium.
Penelitian ini berfokus pada penerapan metode Friction Stir Welding (FSW) dalam posisi pengelasan vertikal, yaitu posisi 2G dan 3G. Pengembangan ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik proses pengelasan serta kualitas sambungan aluminium 6061 pada posisi yang berbeda. Aluminium 6061 dipilih karena memiliki kombinasi sifat mekanik yang baik, bobot relatif ringan, ketahanan korosi, dan potensi penggunaan yang luas pada sektor manufaktur, konstruksi, transportasi, serta industri rekayasa.

