SLEMAN, YOGYAKARTA – Departemen Teknik Mesin (DTM) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melalui Program Studi Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat (TPPAB) sukses menyelenggarakan hari ketiga sekaligus puncak dari rangkaian Program Inkubasi Kompetensi Intensif SDM Kulon Progo pada Senin (21/9). Berbeda dengan sesi sebelumnya, penutupan program ini bertempat di fasilitas TPPAB DTM SV UGM yang dilengkapi dengan Lab. Perawatan Mesin Industri (Alat Berat) dan fasilitas Safety Center. Sesi pamungkas ini berfokus pada praktik langsung di lapangan (hands-on), mencakup Pelaksanaan Perawatan Harian (P2H), manuver forklift, serta pembiasaan operasional Safety Culture bagi para instruktur yang tergabung dalam MGMP Teknik Otomotif Kabupaten Kulon Progo.
alatberatugm
WATES, KULON PROGO – Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat (TPPAB) Departemen Teknik Mesin (DTM) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) kembali melanjutkan rangkaian Program Inkubasi Kompetensi Intensif SDM Kulon Progo pada hari kedua pelaksanaannya, Senin (14/9). Bertempat di Field Research Center (FRC) UGM Wates, kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada penguatan aspek manajerial fundamental yang meliputi regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pembangunan Safety Culture, serta pengantar Pelaksanaan Perawatan Harian (P2H) bagi para instruktur yang tergabung dalam MGMP Teknik Otomotif Kabupaten Kulon Progo.
YOGYAKARTA – Dalam upaya memperkuat fondasi keilmuan mahasiswa baru dan mengusung semangat kolaborasi akademik global, Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTM SV UGM) menghadirkan pakar internasional pada kuliah perdana mata kuliah Matematika (SVAB261101). Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 24 Agustus 2026 ini menghadirkan Irwan Simanullang, seorang diaspora Indonesia sekaligus alumni UGM yang kini menjabat sebagai Assistant Professor di Department of Applied Quantum Physics and Nuclear Engineering, Kyushu University, Jepang.
PT Alberindo Prima Persada merupakan sebuah perusahaan di bidang alat berat yang sudah berdiri sejak
tahun 2019. Usaha tersebut pertama kali dibuat oleh Kasmin Riyadi setelah menyelesaikan pendidikannya di
Politeknik Negeri Searang pada tahun 2004 dan resign dari sebuah perusahaan jasa perbaikan hidrolik di
Jakarta pada tahun 2009.

PT Alberindo Prima Persada memproduksi alat berat dengan design yang menyesuaikan kebutuhan
konsumen. Alat berat yang diproduksi seperti Excavator dengan merk “Kasmino”. Excavator merupakan alat
berat yang paling komplek sehingga bisa disebut induknya alat berat. Jika Excavator sudah dikuasai maka alat
berat yang lain akan lebih mudah untuk dikembangkan