


Yogyakarta, 25 Oktober 2025 — Tim peneliti dari Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada berhasil mengembangkan metode peningkatan kekerasan permukaan aluminium daur ulang yang berasal dari limbah piston sepeda motor melalui perlakuan shot-peening dengan variasi tekanan. Penelitian ini dipimpin oleh Bambang Hari Priyambodo, bersama Widia Setiawan, Nugroho Santoso, Fakhri Athaillah, Martinus Heru Palmiyanto (Universitas Negeri Yogyakarta), dan Kaleb Priyanto (Universitas Negeri Semarang).
Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknik Material dan Manufaktur, Departemen Teknik Mesin SV UGM, menggunakan material limbah piston aluminium yang diperoleh dari bengkel dan industri kecil. Limbah tersebut dilebur dengan metode pengecoran pasir (sand casting), kemudian diberi perlakuan shot-peening pada tekanan 5–8 bar selama 20 menit.

Hasil pengujian menunjukkan peningkatan kekerasan permukaan hingga 209 HV, atau meningkat sekitar 170 persen dibandingkan spesimen tanpa perlakuan. Analisis struktur mikro juga menunjukkan adanya pemadatan butir dan pembentukan lapisan keras hingga kedalaman 100–200 mikrometer. Hal ini membuktikan bahwa limbah piston aluminium dapat diolah menjadi material berkinerja tinggi untuk komponen industri, dengan tetap menjaga efisiensi energi dan keberlanjutan sumber daya.

Menurut Bambang Hari Priyambodo, penelitian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung penerapan manufaktur berkelanjutan. “Melalui optimalisasi daur ulang dan perlakuan mekanis sederhana, kita dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan aluminium primer sekaligus menekan dampak lingkungan dari industri logam,” ujarnya.
Penelitian ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dengan mendorong inovasi teknologi ramah lingkungan dan ekonomi sirkular di sektor manufaktur.