VKTR Kunjungi DTM SV UGM: Siapkan Talenta Perawatan dan Purnajual Kendaraan Listrik Komersial

YOGYAKARTA – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), perusahaan kendaraan listrik komersial nasional yang berkantor pusat di Jakarta dengan fasilitas perakitan di Magelang, Jawa Tengah, menunjukkan keseriusannya untuk berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), khususnya Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi UGM (DTM SV UGM). Lini produk VKTR sangat dekat dengan bidang keilmuan TPPAB. Lini itu mencakup bus listrik 12 m dan 8 m, truk listrik heavy-duty 6×4 dan light-duty 4×2, tractor head 6×4 untuk jalan raya maupun area tambang, dump truck 8×4, serta forklift dan loader listrik. Keseriusan itu disampaikan dalam kunjungan ke DTM SV UGM pada Selasa, 20 Oktober 2026. VKTR diwakili oleh Y. Leonardi, Deputy Vice President, Aftersales & Account Management, dan M. Nurkhozin, Manager, Aftersales & Warranty. Seiring bertambahnya armada tersebut, VKTR akan memerlukan lulusan vokasi di sejumlah bidang, antara lain purnajual (after-sales), remanufacturing, dan perawatan. Kunjungan ini pun membahas skema kolaborasi bersama Program Studi Sarjana Terapan Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat (TPPAB). Pertemuan diawali dengan pemaparan profil DTM SV UGM, lalu dilanjutkan pemaparan peluang kolaborasi TPPAB × VKTR oleh Program Studi TPPAB secara khusus dan DTM SV UGM, Dr. Ir. Ilham Ayu Putri Pratiwi, S.T., dan Dr. Eng. Ir. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno, S.T., M.Eng., IPM.

Bagaimana skema kolaborasinya?

Kurikulum 2026 (K26) TPPAB dirancang untuk mengikuti perkembangan teknologi alat berat dan kendaraan komersial, termasuk elektrifikasi, digitalisasi, dan telematika. Karena itu, link and match dengan industri seperti VKTR menjadi bagian dari pelaksanaan kurikulum. Kedua pihak menjajaki empat peluang kerja sama:

  1. Magang: mahasiswa TPPAB magang di jaringan commercial & after-sales K26 menempatkan 40 SKS pembelajaran di industri pada semester 6–7, termasuk capstone project atas persoalan nyata perusahaan.
  2. Kerja sama kuliah umum: tenaga ahli VKTR mengisi kuliah umum dan kelas praktisi di TPPAB/DTM SV UGM.
  3. Solution engineering: dosen dan mahasiswa TPPAB mengembangkan solusi untuk remanufacturing, model perawatan, dan kebutuhan teknis lain di bagian purnajual VKTR, termasuk kajian garansi dan kegagalan komponen.
  4. Integrasi topik kendaraan listrik ke kurikulum: topik kendaraan berpenggerak listrik, termasuk keselamatan tegangan tinggi (high-voltage/HV safety), perawatan sistem baterai dan motor listrik, serta telematika armada, dimasukkan ke mata kuliah K26 TPPAB.

“VKTR terbuka untuk berkolaborasi dengan DTM SV UGM, khususnya TPPAB. Seiring armada kami yang terus tumbuh, kami membutuhkan talenta yang siap kerja dan kajian yang membantu kami menjaga keandalan unit di lapangan,” ujar Y. Leonardi.

“Topik garansi dan kegagalan komponen sangat relevan untuk dikaji bersama mahasiswa dan dosen TPPAB,” tambah M. Nurkhozin.

Langkah selanjutnya

Kedua pihak sepakat menindaklanjuti pertemuan ini secara bertahap:

  • kunjungan teknis dan pemilihan satu topik pilot
  • penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bawah payung kerja sama UGM–VKTR
  • penempatan mahasiswa magang serta praktisi mengajar mulai 2027

Kolaborasi ini melengkapi penjajakan riset kendaraan listrik yang telah dimulai Departemen Teknik Mesin dan Industri FT UGM. TPPAB berfokus pada segmen yang berbeda, yaitu operasi armada, perawatan, dan solution engineering di bagian purnajual.

Dukungan terhadap SDGs

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: magang, kuliah umum, dan integrasi topik kendaraan listrik ke kurikulum.
  • SDG 7 – Energi Bersih dan Terjangkau: dukungan pada transisi armada komersial ke kendaraan listrik.
  • SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: lulusan vokasi siap kerja untuk purnajual, remanufacturing, dan perawatan.
  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: solution engineering dan penguatan kandungan lokal (TKDN).
  • SDG 11 – Kota dan Permukiman Berkelanjutan: armada bus listrik perkotaan yang andal.
  • SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab: remanufacturing yang memperpanjang umur komponen.
  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: kemitraan perguruan tinggi–industri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses