VKTR dan DTM SV UGM Jajaki Co-Lab Bengkel Perawatan Kendaraan Listrik untuk Pembelajaran Mahasiswa

YOGYAKARTA – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menyatakan antusiasmenya untuk membuka kolaborasi dengan Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTM SV UGM) dalam membangun laboratorium kolaborasi (co-lab) berupa bengkel perawatan (maintenance workshop) kendaraan listrik di DTM SV UGM. Gagasan ini mengemuka dalam kunjungan VKTR ke DTM SV UGM pada Selasa, 20 Oktober 2026. VKTR diwakili oleh Y. Leonardi, Deputy Vice President, Aftersales & Account Management, dan M. Nurkhozin, Manager, Aftersales & Warranty. Fasilitas ini ditujukan sebagai sarana belajar bagi mahasiswa, khususnya Program Studi Sarjana Terapan Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat (TPPAB), untuk mempelajari perawatan unit-unit VKTR secara langsung. Calon lokasinya berada di area Laboratorium Perawatan Mesin Industri (Alat Berat) DTM SV UGM, di kompleks Fakultas Teknik UGM, Jalan Grafika, Yogyakarta. Rencana co-lab ini akan dibahas lebih lanjut oleh kedua pihak.

Mengapa co-lab bengkel perawatan?

Seiring bertambahnya armada bus, truk, dan alat berat listrik VKTR, kebutuhan akan teknisi dan rekayasawan perawatan yang memahami sistem kendaraan listrik juga meningkat. Dengan co-lab bengkel perawatan di DTM SV UGM, mahasiswa dapat berlatih pada unit dan komponen nyata, mulai dari inspeksi berkala, diagnosis sistem kelistrikan dan tegangan tinggi (high-voltage/HV), hingga perawatan sistem rem, suspensi, dan penggerak. Pembelajaran itu berlangsung di bawah standar keselamatan dan prosedur VKTR.

Fasilitas ini juga relevan dengan armada yang sudah ada di UGM. Pada Mei 2024, Kementerian Investasi/BKPM menghibahkan tiga unit bus listrik produksi VKTR kepada UGM untuk mendukung mobilitas sivitas akademika dan program kampus hijau. Dalam kunjungan ini, tim VKTR bersama DTM SV UGM meninjau langsung bus listrik VKTR milik UGM beserta stasiun pengisian dayanya. Ke depan, co-lab di DTM SV UGM berpotensi mendukung perawatan unit-unit tersebut sekaligus menjadikannya media belajar mahasiswa.

Apa saja yang akan dibahas lebih lanjut?

Lingkup co-lab yang akan dijajaki bersama meliputi:

  1. Area perawatan kendaraan listrik untuk praktik inspeksi, diagnosis, dan perbaikan unit VKTR.
  2. Area pelatihan keselamatan tegangan tinggi (HV safety) bagi mahasiswa, teknisi VKTR, dan guru SMK.
  3. Pembelajaran berbasis unit nyata yang terintegrasi dengan Kurikulum 2026 (K26) TPPAB, termasuk magang, capstone project, dan sertifikasi kompetensi.
  4. Solution engineering untuk model perawatan dan remanufacturing komponen di bagian purnajual VKTR.

Rencana ini sejalan dengan Peta Jalan Keunggulan TPPAB, yang menargetkan hadirnya laboratorium kerja sama industri pada periode 2025–2030.

“Kami menyambut baik gagasan co-lab bengkel perawatan di DTM SV UGM. Fasilitas ini dapat menjadi tempat mahasiswa belajar langsung merawat unit-unit VKTR,” ujar Y. Leonardi.

Melengkapi langkah DTMI FT UGM

Inisiatif ini sejalan dengan penjajakan kolaborasi yang lebih dahulu dilakukan Departemen Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik UGM (DTMI FT UGM) dengan PT VKTR Sakti Industries di Magelang pada Juli 2026. Kedua departemen mengambil peran yang saling melengkapi:

  • DTMI FT UGM berfokus pada riset dan pengembangan produk, seperti baterai, sistem pendingin, powertrain, telematika, dan material komposit.
  • DTM SV UGM, melalui TPPAB, berfokus pada operasi armada, perawatan, purnajual, dan penyiapan teknisi bersertifikat.

Dengan begitu, UGM hadir di sepanjang siklus hidup kendaraan listrik VKTR, dari rancang bangun hingga perawatan di lapangan.

Dukungan terhadap SDGs

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: fasilitas praktik perawatan kendaraan listrik untuk mahasiswa vokasi.
  • SDG 7 – Energi Bersih dan Terjangkau: dukungan pada operasi armada listrik yang andal.
  • SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: teknisi dan rekayasawan perawatan siap kerja.
  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: co-lab industri–kampus sebagai infrastruktur pembelajaran.
  • SDG 11 – Kota dan Permukiman Berkelanjutan: mendukung bus listrik kampus hijau UGM.
  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: kemitraan UGM–VKTR lintas departemen.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses