SLEMAN, YOGYAKARTA – Departemen Teknik Mesin (DTM) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melalui Program Studi Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat (TPPAB) sukses menyelenggarakan hari ketiga sekaligus puncak dari rangkaian Program Inkubasi Kompetensi Intensif SDM Kulon Progo pada Senin (21/9). Berbeda dengan sesi sebelumnya, penutupan program ini bertempat di fasilitas TPPAB DTM SV UGM yang dilengkapi dengan Lab. Perawatan Mesin Industri (Alat Berat) dan fasilitas Safety Center. Sesi pamungkas ini berfokus pada praktik langsung di lapangan (hands-on), mencakup Pelaksanaan Perawatan Harian (P2H), manuver forklift, serta pembiasaan operasional Safety Culture bagi para instruktur yang tergabung dalam MGMP Teknik Otomotif Kabupaten Kulon Progo.
Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno





Xi’an, China – Dua mahasiswa Departemen Teknik Mesin (DTM), Sekolah Vokasi (SV), Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Ahmad Muhsin Al Mataromi dan Garda Emilsyah Pahlevi, telah berhasil menyelesaikan Short-Term Exchange Program di Xi’an University of Technology (XUT), Tiongkok.
Program yang berlangsung pada 19 September hingga 15 Oktober 2025 ini berfokus pada dua penelitian kolaboratif terapan yang menggunakan metode deteksi non-invasif, di bawah bimbingan Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno (UGM) dan Assoc. Prof. Bo Sun (XUT).


Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan sejumlah universitas mitra luar negeri asal Tiongkok, Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi (DTM SV) UGM berkesempatan mengirimkan mahasiswa dalam program Short-Term Student Exchange di Jiangsu University of Technology (JSUT), Changzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring internasional, memperluas wawasan global mahasiswa, serta memperkokoh komitmen SV UGM dalam mendorong kolaborasi akademik dan riset lintas negara yang berkelanjutan.




Dalam langkah signifikan menuju praktik industri yang berkelanjutan, penelitian dalam tema besar sistem manufaktur hijau untuk alat berat diinisiasi oleh Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno dan Dr. Sugiyanto di Program Studi Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM (TPPAB DTM SV UGM). Program ini secara khusus menargetkan evaluasi sudut injeksi pada mesin diesel seri PC 200, yang diharapkan dapat berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan meningkatkan efisiensi dan performa unit beriringan dengan upaya meminimalkan polusi udara.




Pada awal semester ganjil tahun akademik 2024/2025, Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dua mahasiswa dari Nanjing University of Aeronautics and Astronautics (NUAA), Tiongkok. Kedua mahasiswa tersebut adalah Jie He, yang dikenal dengan nama Jay, seorang mahasiswa pascasarjana yang sedang menempuh studi untuk gelar Doktor di bidang Teknik Mesin dan Elektronika atau College of Mechanical and Electrical Engineering (CMEE), serta Zhengzheng Yuan, atau Yuan, yang juga merupakan mahasiswa pascasarjana dalam bidang yang sama dan sedang mengejar gelar Master.

Melanjutkan research activity di Digital Manufacturing Lab. (Laboratorium Peralatan Industri) Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTM SV UGM), kali ini research activity yang dilakukan oleh mahasiswa Nanjing University of Aeronautics and Astronautics (NUAA) bersama dengan mahasiswa DTM SV UGM bertempat di Teaching Industry Learning Center (TILC-UGM). Hari keenam sampai akhir dari research activity kali ini diawali dengan pengenalan Center of Excellence: Internasional Product Design and Development, dalam pengenalan ini mahasiswa NUAA dan DTM SV UGM mendapatkan penjelasan mengenai mesin Laser Cutting, bersama dengan Ahmad Hari Setiyawan, A.Md. dan Ahmad Fauzan Karnadi. Setelah penjelasan yang diberikan, Mahasiswa NUAA dan DTM SV UGM juga mendapat kesempatan menggunakan mesin Laser Cutting, dengan diberikan proyek sederhana untuk membuat gantungan kunci sesuai kreasi mereka masing-masing.