TOKYO – Dalam upaya berkelanjutan untuk merespons tantangan pendidikan tinggi teknik dan vokasi di era modern, Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTM SV UGM) terus memperluas jejaring internasionalnya. Pada Selasa (6/10/2026), delegasi DTM SV UGM yang diwakili oleh Dr. Eng. Ir. Agustinus Winarno, S.T., M.Eng. melakukan kunjungan dan diskusi strategis bersama Prof. Yasuyuki Yokono dari Graduate Program for Social Design Innovation (GMSI), The University of Tokyo, Jepang.
inovasi pendidikan
Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melakukan kunjungan ke PT Astra Otoparts Tbk untuk membahas peluang kerja sama strategis dalam bidang pendidikan vokasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan industri guna menghasilkan lulusan yang siap kerja sekaligus mendukung peningkatan kompetensi karyawan di lingkungan Astra.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh jajaran dosen Departemen Teknik Mesin SV UGM dan perwakilan manajemen PT Astra Otoparts Tbk. Dalam diskusi, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai tantangan industri manufaktur yang terus berkembang serta pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor manufaktur modern.



Kegiatan Pelatihan Manajemen Risiko pada Pengoperasian dan Perawatan Alat Berat di SMKN 1 Ngawen merupakan bentuk kontribusi nyata Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama pada:
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
Pelatihan ini berperan dalam peningkatan kompetensi siswa SMK di bidang teknik alat berat, dengan memberikan pemahaman mendalam mengenai penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta manajemen risiko. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pembelajaran berbasis praktik nyata yang memperkuat kapasitas sumber daya manusia vokasional yang siap kerja, adaptif, dan berorientasi keselamatan.