YOGYAKARTA – Penumpukan limbah plastik di kawasan perkotaan, termasuk Kota Yogyakarta, kian menjadi perhatian serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Karakteristik plastik yang sulit terdegradasi berpotensi mencemari tanah serta air, bahkan dapat memicu penyakit pernapasan hingga kanker akibat partikel hasil pembakaran liar. Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dipimpin oleh Ir. Andhi Akhmad Ismail, S.T., M.Eng. menghadirkan inovasi teknologi daur ulang berbasis sistem pemanas presisi dan ekonomis pada mesin kempa (press molding).
Arsip: