Dari Bambu ke Rekayasa Konstruksi: Tim Teknik Mesin SV UGM Kembangkan Road Mat Modular sebagai Alternatif Material Berbasis Sumber Daya Terbarukan

Yogyakarta —Di tengah kebutuhan pembangunan infrastruktur, bambu berpotensi dikembangkan sebagai salah satu bahan alternatif berbasis sumber daya terbarukan—termasuk melalui rekayasa teknik untuk aplikasi konstruksi seperti papan landasan sementara atau road mat bagi kendaraan dan alat berat. Bambu bukan digunakan. Sebagai pengganti langsung kayu maupun material konstruksi konvensional. Namun, karakter pertumbuhannya membuka peluang pemanfaatan yang berbeda. Pada rumpun yang dikelola dengan baik, batang dapat dipanen secara selektif tanpa harus menebang habis seluruh rumpun. Sejumlah jenis bambu juga dapat mencapai umur panen dalam kisaran sekitar 4–5 tahun, bergantung pada jenis, kondisi tapak, dan tata kelola. Hal ini menjadikan bambu menarik untuk dikembangkan sebagai bahan baku konstruksi yang dapat diperbarui secara berkala. read more