Rancang Bangun Mesin Pemipil Jagung sebagai Alat Bantu Produksi pada Kelompok Wanita Tani Ngudi Rahayu

Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTM SV UGM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2025 dengan tema Rancang Bangun Mesin Pemipil Jagung sebagai Alat Bantu Produksi pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rahayu. Kegiatan ini melibatkan dosen-dosen DTM SV UGM, yaitu Dr. Ir. Lilik Dwi Setyana, S.T., M.T., Dr. Ir. Handoko, S.T., M.T., dan Ir. Braam Delfian Prihadianto, S.T., M.Eng., didukung dosen dan tenaga laboratorium Dani Anggoro Hasan, S.T., M.Eng. serta  beberapa mahasiswa antara lain Anisa Nurul Hidayat dan Inn Aka La’ala Khuluqin Adhim. Mitra dari kegiatan ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rahayu yang berlokasi di Kalurahan Bendungan, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan dilaksanakan mulai bulan Juni hingga September 2025, dengan tahap perancangan alat yang dilakukan di kampus DTM SV UGM, sementara proses fabrikasi dilaksanakan secara kolaboratif di laboratorium DTM SV UGM dan bengkel mitra. Program ini merupakan penerapan ilmu teknik mesin dalam pengembangan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas pertanian di masyarakat pedesaan.

Kegiatan dimulai dengan audiensi bersama mitra untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kendala di lapangan, yang kemudian dilanjutkan dengan perancangan desain rangka, sistem pemipil, dan mekanisme penggerak. Tahap selanjutnya mencakup pembuatan mesin, uji coba fungsional, serta finishing dan quality control. Tim juga mengadakan sosialisasi kepada anggota KWT tentang cara pengoperasian alat dengan benar, termasuk aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Evaluasi dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung untuk memastikan alat berfungsi sesuai dengan kebutuhan dan dapat meningkatkan produktivitas kelompok tani.

 

Melalui kegiatan ini, DTM SV UGM berharap bahwa penerapan teknologi yang tepat dapat mendukung efisiensi kerja, mengurangi beban fisik petani, serta menekan tingkat kerusakan hasil panen. Program ini juga mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) yang menekankan pentingnya inovasi dan pemberdayaan masyarakat pedesaan di sektor pertanian untuk meningkatkan produktivitas kelompok tani.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses