Laboratorium Peralatan Industri Departemen Teknik Mesin SV UGM Kembangkan Alat Pengolah Sampah Botol Plastik Menjadi Filamen 3D Printer

Yogyakarta, 29 Oktober 2025 — Tim dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil merancang dan membuat alat pengolah sampah botol plastik menjadi filamen 3D printer. Inovasi ini dihasilkan melalui Program Peningkatan Kompetensi Pranata Laboratorium Pendidikan (PKPLP) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian UGM. Tim hibah Pembuatan Mesin Pengolah Sampah Botol Plastik Menjadi Filamen 3D Printer ini digagas oleh Mujiraharjo, S.T., dari Laboratorium Peralatan Industri, Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM dengan anggota Fathurahman, S.T., M.Eng., Mokhammad Samsudin, S.T. dan Sudarmaji.

Program ini sejalan dengan Flagship UGM di bidang Perubahan Iklim dan Adaptasi Lingkungan, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), 4 (Pendidikan Berkualitas), 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan 13 (Aksi Iklim).

Solusi Inovatif Daur Ulang Plastik PET

Inovasi ini didasari oleh penumpukan sampah botol plastik jenis PET di lingkungan sekitar yang sudah meresahkan. Padahal untuk sampah botol plastik jenis PET ini sulit terurai. Berangkat dari permasalahan tersebut tim hibah PKPLP Laboratorium Peralatan Industri menggagas pembuatan mesin pengolah sampah botol plastik menjadi filamen 3D printer dengan nama mesin BeTemp Filmaker v1 melalui program hibah Program Peningkatan Kompetensi Pranata Laboratorium Pendidikan (PKPLP). Prinsip kerja dari mesin ini adalah limbah botol plastik berbahan Polyethylene Terephthalate (PET) diolah menjadi filamen 3D printer, yang dapat digunakan sebagai bahan habis pakai dalam kegiatan praktikum, riset, dan pembuatan purwarupa (prototype) di laboratorium.

Mujiraharjo menjelaskan bahwa “Alat yang kami kembangkan, bernama BeTemp Filmaker v1, mampu mengubah botol air mineral bekas jenis PET menjadi filamen berdiameter standar 1,75 mm yang siap digunakan untuk pencetakan 3D”.

Skema kerja dari mesin BeTemp Filmaker v1 yaitu proses pengolahan dilakukan dengan memotong botol menjadi lembaran pipih, kemudian dilelehkan menggunakan blok pemanas bersuhu antara 240–300°C, dan dibentuk menjadi filamen silinder melalui sistem kontrol otomatis. Hasil filamen dari botol PET ini telah diuji pada mesin cetak 3D dengan hasil yang halus dan presisi setara dengan filamen pabrikan.

Efisien dan Ramah Lingkungan

Selain ramah lingkungan, inovasi ini juga menghadirkan efisiensi biaya yang signifikan. Berdasarkan analisis ekonomi, pembuatan 1 kilogram filamen dari botol PET hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 60.000,-, jauh lebih murah dibandingkan harga filamen pabrikan yang berkisar antara Rp 200.000,- hingga Rp 275.000,- per kilogram. Dengan mesin ini, laboratorium dapat menghemat biaya hingga Rp 215.000,- untuk setiap 1 kilogram filamen yang dihasilkan, sekaligus membantu mengurangi volume sampah plastik di lingkungan.

Luaran dan Dampak Program

Melalui hasil ini, Laboratorium Peralatan Industri DTM SV UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan teknologi terapan berbasis sirkular ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Alat BeTemp Filmaker v1 diharapkan dapat direplikasi dan dimanfaatkan di berbagai unit kerja kampus maupun mitra eksternal sebagai bagian dari gerakan edukatif pengelolaan sampah plastik.

“Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi penggunaan bahan habis pakai di laboratorium, tetapi juga memberi nilai tambah bagi limbah plastik yang sebelumnya tidak bernilai. Kami berharap ini bisa menjadi model inspiratif bagi pengelolaan limbah di lingkungan pendidikan,” tutup Mujiraharjo.

Kontributor:

  1. Fathurahman, S.T., M.Eng.
  2. Mokhammad Samsudin, S.T.
  3. Mujiraharjo, S.T
  4. Sudarmaji

Penyelenggara:    Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu UGM Direktorat Penelitian UGM

SDGs Terkait:
SDG 3- Kehidupan Sehat dan Sejahtera

SDG 4- Pendidikan Berkualitas

SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

SDG 13- Penanganan Perubahan Iklim

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses