YOGYAKARTA – Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTM SV UGM) mengadakan acara Pelepasan Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 19 Agustus 2026. Sebanyak 78 lulusan resmi dilepas dalam serangkaian acara khidmat yang berlangsung di Ruang 218 Departemen Teknik Mesin, Sekip Unit IV, mulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB.
Para wisudawan yang dilepas pada periode ini terdiri dari dua program studi, yaitu 48 lulusan dari Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Mesin (TRM) dan 30 lulusan dari Program Studi Sarjana Terapan Teknik Perawatan dan Pengelolaan Alat Berat (TPPAB). Kegiatan ini menjadi penanda resmi atas keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan seluruh tahapan akademis dan praktik terapan di DTM SV UGM.

Dalam sambutannya, Ketua Departemen Teknik Mesin SV UGM, Dr. Ir. Sugiyanto, S.T., M.Eng., IPM., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pencapaian para lulusan. Beliau berpesan agar alumni senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, serta semangat belajar berkelanjutan saat melangkah ke dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya.
Harapan dan dorongan semangat juga disampaikan oleh Dr. Nyayu Aisyah, SST, M.T. selaku wakil dosen. Sementara itu, kesan dan pesan mewakili seluruh lulusan disampaikan oleh Mustafa Akmal Fakhrizal, yang mengutarakan rasa terima kasih atas bimbingan dosen serta dukungan fasilitas kampus selama masa studi.
Pada periode ini, DTM SV UGM turut memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dari masing-masing program studi:
| Program Studi | Nama Wisudawan Terbaik | IPK | Lama Studi |
| Teknologi Rekayasa Mesin (TRM) | Mohammad Wildan Kholilulloh | 3,88 | 3 Tahun 10 Bulan 24 Hari |
| Teknik Perawatan dan Pengelolaan Alat Berat (TPPAB) | Robith Fuadi | 3,89 | 3 Tahun 11 Bulan 0 Hari |

Penyelenggaraan pelepasan wisuda dan pencetakan SDM unggul di bidang rekayasa dan pemeliharaan industri ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penyediaan pendidikan vokasi terapan yang relevan, serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) dengan melahirkan tenaga ahli profesional yang siap menopang industri nasional.
