Yogyakarta, 7 September 2026 — Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Laboratorium Grafika, Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada melalui pengembangan Trainer Simulator Kelistrikan Alat Berat dan pelatihan penggunaannya sebagai media pembelajaran praktik. Rangkaian kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung peningkatan kompetensi guru dan instruktur sekaligus memperkuat pembelajaran vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.

Rangkaian pengabdian diawali dengan proses perancangan dan pembuatan trainer simulator kelistrikan alat berat oleh tim dosen Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM. Trainer dikembangkan sebagai media pembelajaran praktik yang dapat membantu guru dan instruktur dalam memberikan pemahaman mengenai sistem kelistrikan alat berat secara lebih konkret, terstruktur, dan aplikatif.
Pengembangan trainer dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pembelajaran praktik di bidang alat berat. Melalui trainer tersebut, berbagai konsep dan rangkaian kelistrikan dapat dipelajari melalui simulasi tanpa harus selalu menggunakan unit alat berat secara langsung. Hal ini memberikan alternatif media pembelajaran yang lebih mudah digunakan dalam proses demonstrasi, latihan, maupun pengenalan sistem kelistrikan kepada peserta didik.

Setelah trainer selesai dirancang dan dibuat, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan trainer simulator kelistrikan alat berat sebagai media pembelajaran praktik yang dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026 di Laboratorium Grafika, DTM SV UGM. Kegiatan diikuti oleh guru dan instruktur SMKN 1 Magelang, SMKN 2 Wates, SMKN 2 Pengasih, dan SMKN 1 Girimulyo.
Pelatihan dilaksanakan oleh tim dosen Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM yang terdiri atas Dr. Nyayu Aisyah, S.ST., M.T., Ir. Braam Delfian Prihadianto, S.T., M.Eng., dan Ir. Harjono, S.T., M.T. Serta Instruktur Senior Alat Berat dari Tim Laboratorium Perawatan Mesin Industri (Alat Berat) TPPAB DTM SV UGM: Erwin Saptanto, S.T. dan Apris Widjiantoro serta Instruktur Junior Raka Lintang Pradana, S.Tr.T., . Materi pelatihan mencakup pengenalan sistem kelistrikan alat berat serta praktik penggunaan trainer simulator yang telah dikembangkan oleh tim.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga melakukan praktik menggunakan trainer. Pendekatan ini memungkinkan peserta memahami hubungan antara komponen, rangkaian, dan prinsip kerja sistem kelistrikan secara lebih mudah. Trainer juga dapat dimanfaatkan oleh guru dan instruktur sebagai media demonstrasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman praktik secara bertahap sebelum melakukan pekerjaan pada unit alat berat yang sebenarnya.
Pengembangan trainer dan pelatihan penggunaannya merupakan satu kesatuan dalam rangkaian kegiatan pengabdian. Pembuatan trainer menjadi tahap awal untuk menyediakan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mitra, sedangkan pelatihan menjadi tahap implementasi untuk memastikan media tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi SMKN 1 Magelang, SMKN 2 Wates, SMKN 2 Pengasih, dan SMKN 1 Girimulyo. Selain meningkatkan kemampuan guru dan instruktur dalam memahami serta menggunakan media pembelajaran kelistrikan alat berat, keberadaan trainer simulator juga diharapkan dapat memperkaya metode pembelajaran praktik dan mendukung peningkatan keterampilan peserta didik.
Penguatan kompetensi di bidang kelistrikan alat berat menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan teknologi pada kendaraan dan alat berat yang semakin banyak memanfaatkan sistem elektrikal, kontrol, dan instrumentasi. Oleh karena itu, pendidikan vokasi perlu memiliki media pembelajaran yang mampu menjembatani konsep teoritis dengan kondisi aplikasi di dunia kerja.
Rangkaian kegiatan pengabdian ini berkontribusi terhadap beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas
Pengembangan trainer dan pelatihan bagi guru serta instruktur mendukung peningkatan kualitas pembelajaran vokasi melalui penyediaan media pembelajaran praktik yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Peningkatan kompetensi pendidik di bidang kelistrikan alat berat turut mendukung pengembangan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Kompetensi tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada peserta didik sebagai calon tenaga kerja di bidang alat berat dan industri terkait.
SDG 9 – Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Pembuatan trainer simulator merupakan bentuk inovasi dalam pengembangan teknologi pembelajaran vokasi. Pemanfaatan trainer sebagai media praktik dapat mendukung tersedianya infrastruktur pembelajaran yang lebih sesuai dengan karakteristik pembelajaran berbasis praktik dan kebutuhan industri.
Melalui rangkaian kegiatan mulai dari pengembangan trainer, pembuatan perangkat, hingga pelatihan dan implementasi penggunaannya, Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM berupaya menghadirkan hasil pengembangan teknologi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh mitra pendidikan vokasi.

Kegiatan ini kemudian berlanjut pada minggu kedua yakni Senin 14 September. Pada minggu kedua diagendakan Pelatihan operasional dan perawatan forklift di Field Research Center (FRC) Kulon Progo. Sehingga, kegiatan ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mentransformasikan hasil keilmuan dan inovasi menjadi solusi yang aplikatif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi sumber daya manusia di bidang alat berat.