YOGYAKARTA – Tim mobil listrik kebanggaan Universitas Gadjah Mada, Yacaranda, sukses menorehkan prestasi gemilang pada ajang internasional Formula Student Malaysia (FSM) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Dato Sagor, Malaysia, pada 22–23 April 2026. Dalam debut internasional perdananya ini, tim Yacaranda berhasil meraih Juara 1 pada kategori Static Event FSAE EV serta penghargaan khusus Outstanding Team.
Mengandalkan mobil listrik generasi terbaru, EV-4, tim Yacaranda tampil dominan dalam penilaian Engineering Design, Cost & Manufacturing, serta Business Presentation. Penghargaan Outstanding Team juga menjadi catatan sejarah tersendiri karena Yacaranda merupakan tim pertama dari Indonesia yang berpartisipasi dalam sejarah kompetisi Formula Student Malaysia.
Ketua Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi (DTM SV) UGM, Dr. Ir. Sugiyanto, S.T., M.Eng. IPM., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kualitas pendidikan vokasi yang mampu bersaing di level global.

“Kami di Departemen sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa kami di tim Yacaranda. Ini bukan sekadar kemenangan dalam lomba, tetapi merupakan manifestasi dari penerapan ilmu teknik mesin yang komprehensif, mulai dari kolaborasi divisi mekanik, elektrik, hingga manajerial,” ujar Dr. Sugiyanto.
Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi departemen untuk terus mendorong inovasi di bidang kendaraan listrik dan teknologi ramah lingkungan. “Keberhasilan EV-4 membuktikan bahwa riset dan praktik yang kita asah di laboratorium departemen memiliki relevansi tinggi dengan standar industri otomotif internasional. Kami berharap inovasi ini tidak berhenti di sini, namun dapat terus dikembangkan menuju hilirisasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” lanjutnya.
Persiapan intensif yang dilakukan di Sekretariat Yacaranda melibatkan sinergi lintas divisi yang solid, mencakup aspek mekanik, kelistrikan, sasis-aerodinamika, hingga manajerial. Dukungan penuh dari Departemen Teknik Mesin, Departemen Teknik Elektro dan Informatika, dan Departemen lainnya di dalam Sekolah Vokasi UGM, Fakultas lain serta Direktorat Kemahasiswaan UGM menjadi pondasi kuat bagi tim dalam menghadapi kompetisi di luar negeri ini.
Keberhasilan di Malaysia ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh mahasiswa Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM untuk terus bereksplorasi dan mengharumkan nama almamater serta Indonesia di kancah teknik otomotif dunia.
Kegiatan dan pencapaian ini sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penguatan kompetensi mahasiswa berbasis praktik dan inovasi, SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau (Affordable and Clean Energy) melalui pengembangan kendaraan listrik ramah lingkungan, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui riset dan pengembangan teknologi otomotif yang berdaya saing global.