Banyak pemuda produktif di Kecamatan Sentolo, yang kurang mengerti masalah las standar pabrik, atau pengelasan tidak asal melakukan pengelasan terus terjadi sambungan yang diinginkan standar pengelasan, dan mempunyai nilai jual. Pelatihan ini dikhususkan para pemuda untuk bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan las standar pabrik dan mempunyai nilai jual tinggi. Pekerjaan las tidak perlu lagi dibawa keluar untuk hal-hal yang khusus. Para pemuda dilatih selama 40 jam dengan pelatihan lanjutan dan sertifikasi. SDGs Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
sdgs
Penambangan emas skala kecil (PESK) banyak dilakukan di Kokap, Kulonprogo, Yogyakarta, salah satunya tergabung dalam koperasi Ngudi Mugi Mulia. Koperasi ini menjadi mata pencaharian yang penting bagi anggota yang terlibat dalam pengolahan batuan mineral menjadi emas. Proses ekstraksi meliputi beberapa tahapan, salah satunya adalah pemisahan logam mineral. Secara tradisional, metode yang digunakan adlaah amalgamasi dan tabling untuk pemisahan tersebut. Namun, metode amalgamasi menggunakan merkuri yang menimbulkan risiko pencemaran air dan tanah di sekitarnya.
Pada tanggal 23 Oktober 2024, Departemen Teknik Mesin di SV UGM mengadakan kuliah tamu untuk mata kuliah Pengantar Teknologi Rekayasa Mesin, khususnya untuk kelas FRM1 dan FRM2. Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pendidikan dan pengembangan di bidang teknik, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang berfokus pada pendidikan berkualitas dan inovasi. Dosen praktisi yang diundang, Prasetya Adi Nugraha, seorang Spesialis Teknologi Kualitas & Konstruksi dari PT MRT Jakarta (Perseroda), membagikan pengetahuan dan pengalamannya yang luas di bidang teknik mesin. Wawasan yang diberikan sangat berharga bagi mahasiswa yang bercita-cita untuk memasuki dunia kerja teknik, karena memberikan perspektif dunia nyata tentang penerapan konsep teoritis yang dipelajari di kelas.
Lima mahasiswa multidisiplin dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil memenangkan kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37 di Universitas Airlangga (UNAIR). Tim Eco-Chopper, yang beranggotakan Dharmawan Satria Pambudi (Teknologi Rekayasa Mesin) sebagai ketua, bersama Muhammad Fadhiil Dzaki (Teknologi Rekayasa Mesin), Erwin Yulianto (Teknologi Rekayasa Elektro), Orchidia Ummu Tazkiah (Teknologi Rekayasa Mesin), dan Nuraini Islami Kamiliiya (Ilmu dan Industri Peternakan), mengukir prestasi gemilang dengan meraih dua medali emas untuk kategori poster dan presentasi pada bidang Penerapan Iptek. Kegiatan PIMNAS ke-37 berlangsung secara luring dari tanggal 14 hingga 18 Oktober 2024 di Kampus UNAIR, Surabaya. Ajang tahunan ini diikuti oleh 525 tim dari 118 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, mempertemukan inovator muda terbaik untuk bersaing dan berkolaborasi dalam berbagai bidang ilmu.
Dalam sebuah inisiatif yang inovatif, Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memulai pengembangan mesin pencampur obat personal. Proyek inovatif ini, yang berlangsung di Laboratorium Peralatan Industri dan Fablab Jogja UGM, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat akan pengobatan yang dipersonalisasi dalam layanan kesehatan. Secara tradisional, produksi obat dirancang untuk manufaktur skala besar, sering kali mengabaikan kebutuhan spesifik setiap pasien.
Pada tanggal 16 Oktober 2024, Departemen Teknik Mesin di SV UGM mengadakan kuliah yang sangat informatif berjudul “Kuliah Pengantar Teknologi Rekayasa Mesin.” Acara ini menghadirkan Prasetya Adi Nugraha, S.T, seorang tokoh terkemuka di bidang rekayasa perkeretaapian di Indonesia. Kuliah ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang kemajuan teknologi perkeretaapian di Indonesia, termasuk pengembangan sistem Mass Rapid Transit (MRT).
Dalam presentasinya, Prasetya Adi Nugraha menekankan pentingnya pendidikan dasar dalam bidang teknik sebagai fondasi untuk inovasi di masa depan. Ia menyoroti bagaimana pemahaman yang solid tentang prinsip-prinsip rekayasa mesin sangat penting bagi mahasiswa yang bercita-cita untuk berkontribusi pada pengembangan teknologi energi bersih di sektor transportasi. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mempromosikan pendidikan berkualitas dan industrialisasi yang berkelanjutan.
Dalam langkah signifikan menuju praktik industri yang berkelanjutan, penelitian dalam tema besar sistem manufaktur hijau untuk alat berat diinisiasi oleh Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno dan Dr. Sugiyanto di Program Studi Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM (TPPAB DTM SV UGM). Program ini secara khusus menargetkan evaluasi sudut injeksi pada mesin diesel seri PC 200, yang diharapkan dapat berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan meningkatkan efisiensi dan performa unit beriringan dengan upaya meminimalkan polusi udara.
Penelitian yang dilakukan pada tahun 2024 ini berfokus pada pengembangan teknologi digitalisasi dan digital twin di bidang alat berat, yang diinisiasi oleh tim pengajar Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM. Tim yang terdiri dari Irfan Bahiuddin sebagai pembimbing, bersama Andhi Akhmad Ismail dan Sinta Uri El Hakim sebagai tim pengampu, melibatkan mahasiswa semester lima jurusan Sarjana Terapan Teknik Pengelolaan dan Perawatan alat berat untuk turut serta dalam proyek ini melalui metode Project-Based Learning (PBL).
Tim dosen dan mahasiswa dari Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, yang dipimpin oleh Galuh Bahari, S.Tr., M.Sc., dan Budi Basuki, S.T., M.Eng., mengembangkan mesin pencacah sampah portable untuk membantu rumah tangga dan komunitas dalam mengelola sampah secara lebih efektif. Proyek ini dimulai pada Mei 2024 dan bertujuan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam konsumsi yang bertanggung jawab dan ekosistem berkelanjutan.
Mesin ini berukuran kompak dan mudah dipindahkan, sehingga dapat digunakan di berbagai lokasi. Ditenagai oleh motor listrik, mesin ini mencacah sampah menjadi potongan kecil yang memudahkan proses daur ulang dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Hal ini mendukung pengelolaan sampah yang lebih efisien dan mendorong lebih banyak partisipasi dalam daur ulang.
Dalam sebuah inisiatif yang inovatif, Laboratorium Peralatan Industri di Departemen Teknik Mesin SV-UGM akan memulai proyek berjudul “Rancang Bangun Robot Assisted Glove (RAG).” Proyek inovatif ini bertujuan untuk menciptakan alat terapi okupasi berbasis teknologi soft robotic yang dirancang khusus untuk pemulihan fungsi motorik pada pasien yang menderita cedera otak. Proyek ini akan berlangsung dari 6 Juni hingga 14 Oktober 2024, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan di bidang teknologi biomedis. Proyek RAG sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam bidang inovasi biomedis dan kemitraan global. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih ke dalam praktik terapeutik, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup individu dengan gangguan fungsi motorik. Penggunaan teknologi soft robotics dalam terapi adalah bidang yang relatif baru, dan proyek ini bertujuan untuk mempelopori penerapannya dalam terapi okupasi.