



Bandung, 7 Agustus 2025 — Tim ROADSTER dari Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada turut ambil bagian dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025, yang diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) ITB, Bandung. ROADSTER dipamerkan sebagai inovasi unggulan di klaster Digitalisasi, Artificial Intelligence, dan Semikonduktor, sejalan dengan tema besar konvensi: “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi.”

ROADSTER merupakan hasil riset integratif yang menggabungkan kecerdasan buatan, IoT, dan sistem perekaman visual untuk melakukan asesmen kondisi jalan secara otomatis. Sistem ini dikembangkan tim peneliti dari Departemen Teknik Mesin dan Teknis Sipil SV UGM di bawah koordinator Dr. Eng. Agustinus Winarno, S.T., M.Eng., dengan keterlibatan aktif mahasiswa, termasuk Octaviano dan Fauzan Karnadi,yang juga turut dalam pameran ini).
Inovasi ROADSTER juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) PBB. Proyek ini berkontribusi pada SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan mendorong pengembangan infrastruktur cerdas berbasis teknologi. Selain itu, ROADSTER mendukung SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui peningkatan keamanan dan kenyamanan transportasi di kawasan perkotaan dan pedesaan. Dalam jangka panjang, sistem ini berpotensi membantu SDG 13 (Climate Action) dengan mengurangi emisi kendaraan melalui perbaikan jalan yang lebih tepat sasaran, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) berkat kolaborasi lintas sektor antara UGM, pemerintah daerah, dan lembaga pendanaan nasional.

Dalam pameran KSTI, ROADSTER menarik perhatian pengunjung sebagai solusi konkret untuk permasalahan infrastruktur jalan di Indonesia. Pengunjung dapat melihat langsung purwarupa sistem yang dirancang untuk mendeteksi retak, lubang, dan deformasi jalan melalui sensor dan algoritma AI. Data visual yang dihasilkan divisualisasikan dalam dashboard berbasis peta untuk memudahkan pengambilan keputusan oleh pemangku kepentingan.
Partisipasi ROADSTER menjadi bukti komitmen UGM dalam mendukung program hilirisasi riset dan transformasi digital nasional, sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto saat membuka KSTI. Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% melalui penguasaan teknologi dan industrialisasi, termasuk sektor infrastruktur digital yang menjadi ranah ROADSTER. ROADSTER juga mendukung keterlibatan masyarakat melalui rencana pengembangan aplikasi pelaporan jalan berbasis komunitas, serta telah melibatkan Dinas PUPR DIY sebagai mitra lapangan. Riset ini dibiayai oleh LPDP dan Kemdiktisaintek melalui program BERDIKARI.
Konvensi ini tidak hanya menjadi forum pamer inovasi, tetapi juga ajang strategis bagi ROADSTER untuk menjalin sinergi lintas sektor. Dengan lebih dari 3.000 peserta hadir, termasuk dua peraih Nobel Fisika—Prof. Novoselov dan Prof. Schmidt—KSTI 2025 menjadi momentum strategis bagi riset terapan seperti ROADSTER untuk menembus panggung nasional dan internasional.