Penutupan Program Peningkatan Kompetensi Guru SMK Bidang Alat Berat di SMKN 1 Ngawen oleh DTM SV UGM

Ngawen, 18 September 2025 — Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada resmi menutup rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru SMK di Bidang Alat Berat”, yang telah berlangsung sejak 18 Agustus 2025. Acara penutupan ini diselenggarakan di SMKN 1 Ngawen, Gunungkidul, dan dihadiri oleh para dosen DTM SV UGM, perwakilan mitra industri, serta peserta guru dari sekolah-sekolah mitra.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DTM SV UGM untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan sekolah kejuruan. Selama satu bulan pelaksanaan, kegiatan mencakup berbagai pelatihan teknis dan manajerial dalam bidang teknologi alat berat. Acara penutupan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMKN 1 Ngawen, yang menyampaikan apresiasi terhadap dukungan nyata UGM dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia vokasi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Program Studi Sarjana Terapan Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat, Dr. Ir. Sugiyanto, yang menegaskan kembali pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyiapkan tenaga pendidik yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi alat berat.

Bagian inti penutupan dilanjutkan dengan pelatihan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Manajemen Risiko, dipandu oleh Ir. Felixtianus Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Nyayu Aisyah. Materi yang dibahas meliputi pemahaman dasar K3, identifikasi dan pengendalian potensi bahaya bengkel, serta budaya kerja aman dan produktif melalui praktik 5R. Setelah sesi ini, Bapak Josua dari PT United Tractors Cabang Semarang memaparkan materi mengenai penanggulangan pencemaran lingkungan dalam konteks industri alat berat. Beliau menekankan pentingnya tanggung jawab industri dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memenuhi tuntutan operasional.

 

Rangkaian acara ditutup dengan sesi dokumentasi dan pernyataan resmi penutupan oleh panitia pelaksana. Selain memberikan peningkatan kompetensi teknis dan manajerial kepada para peserta, kegiatan ini juga memperkuat jejaring kerja sama antar institusi, termasuk kontribusi sekolah mitra berupa fasilitas dan dukungan logistik selama pelaksanaan program.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kapasitas pendidik vokasi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, lewat integrasi teknologi alat berat dalam pendidikan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga pendidikan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses