Kolaborasi Dosen SV UGM dan Politeknik Sriwijaya Uji Efektivitas Teknologi Penangkap Karbon

Empat dosen dan satu mahasiswa dari Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) bekerja sama dengan dua dosen dari Politeknik Negeri Sriwijaya dalam penelitian uji efektivitas sistem penangkap karbon (carbon capture). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses penyerapan karbon dioksida (CO₂) dan karbon monoksida (CO) dari emisi mesin diesel menggunakan sistem reaktor Jet Bubble Reactor dengan mode operasi semi-batch.

Teknologi carbon capture sendiri berfungsi untuk menangkap dan menyerap CO₂ dari sumber emisi sebelum dilepaskan ke atmosfer. Teknologi ini telah diterapkan secara luas pada industri pembangkit listrik tenaga batu bara dan pabrik semen melalui metode post-combustion capture, di mana gas buang dialirkan melalui larutan kimia penyerap, salah satunya larutan NaOH (sodium hydroxide).

Reaktor yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas tabung kaca reaksi berkapasitas 5 liter sebagai wadah absorben, sistem injeksi gas, serta pengatur laju alir cairan. Peralatan pendukung meliputi pompa gas dan cairan, flowmeter, termometer digital, timbangan digital, gas analyzer, serta magnetic stirrer untuk menjaga homogenitas larutan. Bahan utama yang digunakan mencakup larutan NaOH, air laut, campuran air–metanol, dan air, dengan volume total 5 liter pada suhu operasi 30°C. Variasi konsentrasi NaOH yang digunakan berkisar antara 0,1–1 M dengan total massa mencapai 2.330 g.

Penelitian kolaboratif ini menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi penyerapan karbon berskala laboratorium dan diharapkan dapat menjadi dasar penerapan sistem dekarbonisasi pada skala industri. Kegiatan ini mendukung SDGs Tujuan 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses