Departemen Teknik Mesin SV UGM Gelar Pelatihan Kewirausahaan Bengkel Las bagi Karang Taruna Desa Kaliagung

Kulon Progo, 5 Agustus 2025 – Guna mendorong kemandirian ekonomi dan pengembangan infrastruktur di tingkat desa, Departemen Teknik Mesin (DTM) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bengkel las bagi pemuda Karang Taruna Desa Kaliagung, Kecamatan Sentolo, Kulon Progo. Pelatihan intensif yang berlangsung dari 21 Juli hingga 2 Agustus 2025 ini bertujuan untuk melatih keterampilan teknis sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha di bidang pengelasan.

 

Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Kamituwa dan Pak Panewu Desa Kaliagung, Bapak Sudarman, yang menyambut baik inisiatif dari DTM SV UGM. Beliau berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal berharga bagi pemuda desa untuk berdaya dan mandiri. Tim pengabdian masyarakat dari DTM SV UGM diketuai oleh Dr. Benidiktus Tulung Prayoga, dengan anggota dosen Dr. Bambang Hari Priambodo dan Dr. Widia Setiawan. Pelatihan teknis secara langsung diampu oleh Isworo Djati, S.T. sebagai instruktur, dengan dibantu oleh tiga mahasiswa DTM, Indra Kusuma, Alam dan Sindu

 

Desa Kaliagung dipilih karena letaknya yang berdekatan dengan kawasan industri Sentolo dan memiliki potensi pemuda yang kreatif. “Potensi ini perlu diarahkan dengan keterampilan yang konkret. Dengan menguasai teknik pengelasan, diharapkan para pemuda tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan membuka usaha bengkel las,” ujar Dr. Benidiktus Tulung Prayoga, Ketua Tim Pelaksana.

Pelatihan dirancang secara komprehensif dan aplikatif. Para peserta, yang terdiri dari Riyan, Slamet, Tri, Sigit, Ibnu, dan Dani, tidak hanya menerima materi teori dasar. Materi yang diberikan meliputi Dasar-Dasar Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) dan GMAW (Gas Metal Arc Welding), membaca gambar teknik, penyiapan material sesuai dengan rancangan dan ukuran, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Pengelasan.

Sebagai puncak dan penerapan dari seluruh materi, pelatihan menggunakan skema Project-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Proyek). Proyek akhir yang dipilih adalah pembuatan sebuah Tenda Rigging yang fungsional. Tenda ini dirancang untuk mendukung infrastruktur kegiatan kesenian dan gelar karya di Desa Kaliagung, seperti konser musik, pagelaran seni, dan acara desa lainnya. Dengan demikian, hasil pelatihan tidak hanya berupa peningkatan skill individu, tetapi juga menghasilkan aset berwujud yang langsung bermanfaat bagi komunitas.

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini selaras dengan komitmen UGM dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Secara khusus, pelatihan ini berkontribusi pada SDGs nomor 8 (Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja yang Layak) dengan menciptakan peluang usaha baru di desa; SDGs nomor 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pembuatan produk infrastruktur pendukung kegiatan kreatif yang inovatif; serta SDGs nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang tercermin dari kolaborasi erat antara akademisi (DTM SV UGM), pemerintah desa, dan masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses