

Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri dari lima orang dosen Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada telah sukses menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan Kerja pada Pengoperasian dan Perawatan Alat Berat di SMKN 1 Ngawen, Gunungkidul, sebagai bagian dari program penguatan kapasitas pendidik vokasi.

Pelatihan yang berlangsung pada Juni–November 2025 ini berfokus pada peningkatan pemahaman guru terkait identifikasi bahaya, penyusunan Job Safety Analysis (JSA), penggunaan alat pelindung diri, serta praktik keselamatan di bengkel alat berat. Para peserta menunjukkan peningkatan signifikan berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta mampu menyusun dokumen JSA sesuai standar industri.
Kolaborasi dengan PT United Tractors Semarang menambah nilai penting pelatihan, karena guru memperoleh contoh implementasi K3 yang relevan dengan kebutuhan industri alat berat masa kini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mulai menerapkan budaya kerja aman, termasuk penataan area kerja, penggunaan APD wajib, dan pemasangan papan informasi keselamatan di bengkel.
Program ini mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik vokasi, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mempersiapkan lulusan SMK yang kompeten dalam keselamatan kerja dan siap masuk dunia industri. Pelatihan ini juga memperkuat sinergi sekolah–industri dalam membangun SDM terampil dan berdaya saing.