


Yogyakarta, 29 Oktober 2025 — Dalam dunia teknik mesin dan industri alat berat, wheel loader merupakan salah satu jenis alat yang memiliki peran penting dalam kegiatan konstruksi, pertambangan, serta pekerjaan pemindahan material. Alat ini dikenal karena kemampuannya memindahkan material seperti tanah, pasir, batu, atau kerikil dengan efisien. Salah satu komponen vital yang menentukan performa alat ini adalah sistem penggerak (drive system).
Apa Itu Sistem Penggerak pada Wheel Loader?
Sistem penggerak pada wheel loader adalah rangkaian mekanisme yang berfungsi untuk mentransfer tenaga dari mesin ke roda penggerak, sehingga alat dapat bergerak dan melakukan berbagai manuver di lapangan. Sistem ini mencakup beberapa komponen utama, antara lain mesin utama (engine), transmisi, diferensial, poros penggerak (drive shaft), dan axle.
Prinsip kerjanya adalah mengubah tenaga hasil pembakaran dari mesin menjadi tenaga gerak (kinetik) yang diteruskan ke roda. Pada wheel loader modern, sistem penggerak biasanya dikombinasikan dengan sistem hydrostatic drive atau torque converter drive untuk mencapai efisiensi tenaga yang optimal.
Jenis-Jenis Sistem Penggerak Wheel Loader
Secara umum, wheel loader dapat menggunakan dua jenis sistem penggerak, yaitu:
- Sistem Penggerak Mekanik (Mechanical Drive System)
Sistem ini menggunakan kopling, transmisi, dan roda gigi untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda. Keunggulannya adalah torsi yang besar dan daya tahan tinggi, sehingga cocok untuk medan berat. Namun, sistem ini memiliki kerugian berupa efisiensi yang relatif lebih rendah akibat kehilangan tenaga mekanis dalam transmisi. - Sistem Penggerak Hidrostatik (Hydrostatic Drive System)
Sistem ini menggunakan pompa hidrolik dan motor hidrolik untuk mengubah energi mekanik menjadi tekanan fluida, lalu kembali menjadi energi gerak. Keunggulannya adalah pengaturan kecepatan yang halus, efisiensi kontrol yang tinggi, serta kemudahan perawatan. Wheel loader modern banyak menggunakan sistem ini karena lebih responsif dan hemat bahan bakar.
Komponen Utama dalam Sistem Penggerak
Beberapa komponen penting dalam sistem penggerak wheel loader meliputi:
- Engine (Mesin Utama): Menghasilkan tenaga mekanik melalui proses pembakaran.
- Transmission (Transmisi): Mengatur kecepatan dan torsi sesuai kebutuhan kerja.
- Torque Converter: Mengubah torsi dan memberikan akselerasi halus saat alat mulai bergerak.
- Drive Axle: Meneruskan tenaga dari transmisi ke roda penggerak.
- Differential: Membagi tenaga ke masing-masing roda agar alat tetap stabil saat berbelok.
Keterpaduan seluruh komponen ini memungkinkan wheel loader bekerja secara optimal, baik dalam penggalian, pengangkutan, maupun pemindahan material.
Inovasi dan Pengembangan di Departemen Teknik Mesin SV UGM
Sebagai institusi pendidikan vokasi yang berorientasi pada penerapan teknologi, Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTM SV UGM) turut melakukan berbagai penelitian dan pengembangan sistem penggerak alat berat, termasuk wheel loader.
Melalui kegiatan di Laboratorium Mekanika dan Sistem Penggerak, mahasiswa dan dosen melakukan kajian efisiensi transmisi daya, pengukuran torsi, serta simulasi performa hidrolik dan mekanik.
Penelitian terbaru bahkan mengarah pada optimalisasi sistem penggerak mini wheel loader untuk meningkatkan efisiensi energi dan memperpanjang umur komponen mesin.
Arah Pengembangan ke Depan
Ke depan, DTM SV UGM berencana mengembangkan modul pembelajaran interaktif dan prototipe sistem penggerak skala laboratorium, yang memungkinkan mahasiswa melakukan uji coba langsung terhadap sistem transmisi, baik mekanik maupun hidrostatik. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Departemen dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di industri alat berat dan otomasi modern.
Penutup
Melalui pembelajaran dan riset berkelanjutan tentang sistem penggerak wheel loader, Departemen Teknik Mesin SV UGM berupaya mengintegrasikan teori dan praktik dalam pendidikan vokasi. Diharapkan, mahasiswa tidak hanya memahami prinsip kerja alat berat, tetapi juga mampu berkontribusi dalam inovasi teknologi transportasi dan alat industri yang efisien dan berkelanjutan.