


Yogyakarta, 7 Agustus 2025 — Pusat Studi Energi (PSE) Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan SKK Migas sukses menyelenggarakan agenda penting bertema “Sustaining Oil and Gas Supply as a Pillar of National Energy Transition”. Kegiatan ini menghadirkan para pengambil kebijakan dari SKK Migas, perwakilan kontraktor migas (KKKS), serta para dosen dan mahasiswa terpilih Universitas Gadjah Mada.
Dalam kegiatan ini, para peserta terlibat dalam diskusi publik yang mengupas peran penting sektor migas dalam transisi energi nasional yang berkelanjutan. Acara dibuka dengan sambutan resmi dari Perwakilan Rektorat UGM, Kepala Pusat Studi Energi, dan dilanjutkan dengan keynote speech dari Sekretaris SKK Migas, yang membahas sinergi antara teknologi, regulasi, dan investasi sektor hulu migas dalam mendukung ketahanan energi nasional. “Kesempatan mengikuti kegiatan seperti ini merupakan privilege sekaligus peluang emas karena dapat bertemu langsung dengan para pemangku kebijakan di sektor energi, sekaligus belajar dari pengalaman langsung mereka,” ujar Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno, S.T., M.Eng., salah satu peneliti Pusat Studi Energi UGM yang juga dosen di Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM.

Dalam acara tersebut, salah satu Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat, Punang Zaidan Wicaksono dapat mengikut acara ini karena aktif memantau informasi dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Energi (PSE) UGM merangkul Dewan Energi Mahasiswa (DEM) UGM.
Acara ini terbuka bagi mahasiswa yang tertarik dengan sektor energi, khususnya transisi energi di Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, namun juga membuka jalan bagi mahasiswa untuk terlibat lebih jauh dalam pengembangan kompetensi dan karier. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian peserta adalah program internship kolaboratif antara SKK Migas dan KKKS, yang dirancang untuk mencetak SDM unggul di bidang energi yang mana diraih oleh Punang Zaidan Wicaksono setelah aktif mengikuti acara dan menjawab pertanyaan
“Saya bersyukur dapat menjadi salah satu peserta yang menerima kesempatan internship dari SKK Migas, sebuah pengalaman yang nantinya akan memperluas wawasan dan pemahaman saya mengenai tantangan serta dinamika sektor energi di Indonesia. Meskipun latar belakang saya berasal dari bidang teknik alat berat, saya memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap isu-isu strategis di sektor energi, khususnya dalam konteks keberlanjutan dan transisi energi nasional. Kesempatan ini menjadi jembatan bagi saya untuk memahami bagaimana teknologi, kebijakan, dan sumber daya manusia saling bersinergi dalam industri migas. Melalui program ini, saya berharap tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam diskusi dan kegiatan praktis bersama para ahli, yang memperkaya perspektif saya di luar disiplin ilmu utama.” Ungkap Punang.
Program magang ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk:
• Terlibat langsung dalam proyek operasional dan teknis di sektor hulu migas,
• Mendapat pendampingan dan mentoring dari para profesional industri,
• Menjadi bagian dari strategi nasional dalam mendukung energi bersih dan efisiensi energi.
Diskusi juga menekankan bahwa meskipun Indonesia tengah menuju bauran energi baru dan terbarukan, sektor migas tetap menjadi pilar penting dalam proses transisi. Gas alam, khususnya, disebut sebagai “jembatan” menuju sistem energi rendah karbon.
Acara ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam membentuk SDM unggul dan siap menghadapi tantangan global. Bagi mahasiswa, ini bukan hanya ruang belajar — tapi pintu menuju karier strategis di bidang energi.
Lebih jauh, inisiatif ini selaras dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): SDG 7 tentang akses energi terjangkau dan bersih, melalui optimalisasi gas alam sebagai jembatan transisi; SDG 9 terkait pembangunan infrastruktur inovatif, lewat penguatan ekosistem riset hulu migas; dan SDG 17 yang menekankan kemitraan strategis antara akademisi, regulator, dan pelaku industri demi percepatan transformasi energi nasional. Dengan momentum ini, PSE UGM dan SKK Migas berharap mampu mendorong terwujudnya sistem energi Indonesia yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan.